![]() |
| Anggota DPRD Sulawesi Selatan asal Luwu Rusli Sunali |
Sebagai anggota Komisi D dan juga Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulsel, Rusli Sunali menyatakan bahwa empat kabupaten kota di Luwu Raya yang tidak mendapatkan anggaran preservasi atau perbaikan jalan melalui pembiayaan multi years akan menjadi prioritas untuk dianggarkan pada APBD 2026. "Jadi kabupaten kota yang tidak masuk program multi years, itu disepakati di komisi tadi, dianggarkan di tahun 2026 untuk APBD," ujarnya saat dihubungi.
Rusli Sunali juga menyoroti rencana Dinas Bina Marga Sulsel untuk mengalokasikan anggaran bagi kelanjutan ruas jalan Bua, Luwu yang terhubung ke Rantepao, Toraja Utara. "Tadi disepakati ada alokasi untuk jalan poros provinsi, misalnya jalan Bua-Toraja. Itu dianggarkan kurang-lebih 16 miliar, sebagian kan sudah diaspal, jadi ini kelanjutan," jelasnya.
Meskipun mengakui bahwa sumber dana untuk pengerjaan jalan di Luwu Timur pada tahun ini berasal dari Dana Bagi Hasil (DBH) pajak kelapa sawit, Rusli Sunali menegaskan bahwa perjuangannya adalah untuk memastikan adanya alokasi anggaran yang jelas dan terencana untuk perbaikan jalan di seluruh wilayah Luwu Raya pada tahun 2026.
Perjuangan Rusli Sunali ini merupakan respons terhadap protes dari sejumlah anggota Komisi D DPRD Sulsel dari Luwu Raya yang merasa daerah pemilihan mereka tidak mendapatkan perhatian yang memadai dalam alokasi anggaran perbaikan jalan.



