![]() |
| Sejumlah tokoh dan legislator dari Luwu, Luwu Timur, dan Enrekang saat melakukan pertemuan silaturahmi di tengah kembali menguatnya wacana pembentukan Provinsi Luwu Raya. |
Jejak Pengabdian | Enrekang – Wacana pembentukan Provinsi Luwu Raya kembali menjadi sorotan publik. Di tengah menguatnya aspirasi tersebut, Kabupaten Enrekang disebut memiliki peluang untuk ikut bergabung jika pemekaran wilayah ini terealisasi.
Pembahasan ini mencuat setelah sejumlah tokoh dari Luwu, Luwu Timur, dan Enrekang melakukan pertemuan dalam suasana silaturahmi. Pertemuan tersebut turut dihadiri beberapa anggota DPRD dari wilayah Luwu Raya dan Enrekang.
Pertemuan Tokoh dan Legislator
Meski belum ada pernyataan resmi mengenai agenda khusus, pertemuan itu berlangsung di tengah kembali menguatnya isu pemekaran Provinsi Luwu Raya.
Salah satu tokoh yang hadir, Listan, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan ajang silaturahmi.
“Ini hanya sekadar silaturahmi dan ngopi bersama. Kami memiliki kepedulian yang sama terhadap harapan masyarakat yang selama ini memperjuangkan Luwu Timur dan Provinsi Luwu Raya,” ujarnya.
Kedekatan Historis dan Geografis
Secara historis, Enrekang memiliki hubungan kultural dengan Luwu Raya. Ikatan antara masyarakat Wija to Luwu dan Masenrempulu menjadi bagian dari kedekatan yang telah terjalin sejak lama.
Selain itu, faktor geografis juga menjadi pertimbangan. Kabupaten Luwu dan Enrekang sama-sama terhubung oleh Pegunungan Latimojong, yang selama ini menjadi simbol kedekatan dua wilayah tersebut.
Aspirasi yang Terus Hidup
Wacana pembentukan Provinsi Luwu Raya bukanlah isu baru. Aspirasi ini telah lama diperjuangkan sebagian masyarakat dengan harapan mempercepat pembangunan dan pemerataan layanan publik di kawasan utara Sulawesi Selatan.
Hingga kini, perkembangan wacana tersebut masih dinantikan oleh berbagai pihak.



