Suli Barat, Luwu Puluhan warga desa melakukan aksi damai di Puskesmas Suli Barat, sejumlah warga yang mengatasnamakan warga desa Muhajirin tersebut menyerukan terkait penanganan COVID 19, yang berawal dari salah satu kasus yang terjangkit virus corona yang berasal dari desa Muhajirin.
Aksi unjuk rasa dimulai sejak pagi, mereka berkumpul di depan Puskesmas Suli Barat.
Dalam aksinya warga desa muhajirin menyampaikan agar pihak yang berwenang agar menyampaikan klarifikasi terkait salah satu warga yg dinyatakan positif melalui pemeriksaan rapid tes yang dilakukan oleh pihak tenaga medis puskesmas suli barat, setelah di rujuk ke makassar warga tersebut dinyatakan negatif.
Aldi koordinator aksi "pihak puskesmas yakni kepala puskesmas sendiri sebagai penanggung jawab harus segera meminta maaf karena di anggap hasil tes yang dilakukan tidak valid, Hasil rapid tes dan swab tes yang menyatakan warga desa Muhajirin yang bersekolah di pesantren tomboro positif, menjadikan desa Muhajirin terkucilkan dan dianggap sebagai tempat virus yang berefek secara psikologi ke warga desa yang ada di desa Muhajirin".
Unjuk rasa hari ini Selasa 26 Mei 2020 di hadiri langsung oleh Kapolres Luwu, BNPB Luwu.
Pihak puskesmas Suli Barat menyampaikan bahwa apa yang mereka lakukan telah memenuhi protokol penanganan virus COVID 19.
DOK.JENDRAL


