Suli, Luwu (06 Juli 2020). Anggota DPRD Luwu Ir. Muh. Yani Mulake turun langsung ke lokasi Banjir di Kecamatan Suli. Sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Luwu dan juga putra daerah dari Kecamatan Suli Yani ikut prihatin atas musibah banjir yang di alami warga.
Banjir yang melanda Kecamatan Suli dan Suli Barat akibat intensitas hujan tinggi terjadi Senin 06 Juli 2020, membuat anggota DPRD Luwu Fraksi PAN ini angkat bicara.
Banjir yang melanda Kecamatan Suli dan Suli Barat akibat intensitas hujan tinggi terjadi Senin 06 Juli 2020, membuat anggota DPRD Luwu Fraksi PAN ini angkat bicara.
"Banjir yang terjadi di Kecamatan Suli ini adalah yang kelima kalinya dalam kurun waktu dua bulan terakhir. Sudah harus ada antisipasi konkrit dari pemerintah daerah Kabupaten Luwu untuk meminimalisir terjadinya banjir". Tegas Yani.
Ancaman banjir kian terasa jika memasuki musim hujan. Potensi terjadi musibah tersebut terkait dengan berbagai faktor, misalnya banyaknya area tangkapan air beralih fungsi untuk berbagai kegiatan, pembukaan lahan perkebunan, pertanian dan pertambangan, serta menumpuknya sampah akibat ketidak teraturan pembuangan sampah".
Akibat intensitas curah hujan yang tinggi bukan hanya banjir, tanah longsor juga terjadi di Desa Botta mengakibatkan jalan penghubung antara Kecamatan Suli dan Suli Barat terputus.
Lanjut Yani "Pemerintah daerah Kabupaten Luwu harus serius menangani masalah banjir dan tanah longsor yang akhir akhir ini sering terjadi, keluhan warga harus segera ditindaklanjuti".


