![]() |
| Foto: RDP Komisi III DPRD Kabupaten Luwu di hadiri Ketua DPRD Luwu Ahmad Gazali, dengan korban Banjir di Cimpu Utara |
Luwu, Sulawesi Selatan – Komisi III DPRD Kabupaten Luwu, bersama Ketua DPRD Kabupaten Luwu Ahmad Gazali, menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk membahas dampak banjir yang mengakibatkan kerusakan parah, bahkan hanyutnya beberapa rumah warga di Cimpu Utara, Kecamatan Suli. RDP ini dihadiri oleh anggota Komisi III, Akbar Sunali, Andi Mammang, dan Arman, serta perwakilan LSM Intim Madani, Harjum dan Andy, dan warga yang terdampak. Tujuan utama RDP adalah membahas strategi penanganan dan pencegahan bencana serupa di masa mendatang.
Akbar Sunali, mewakili Komisi III, menyampaikan keprihatinan mendalam atas kerusakan rumah warga. Beliau menekankan komitmen untuk mencari solusi komprehensif. Salah satu solusi yang diusulkan adalah pembangunan rumah layak huni bagi warga yang kehilangan tempat tinggal, dengan syarat ketersediaan lahan milik korban dan proses selanjutnya ditangani oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim). Pernyataan ini sekaligus menegaskan tanggung jawab Perkim dalam penanganan dampak banjir di Cimpu Utara.
Menyusul pernyataan Akbar Sunali, Attar, perwakilan Perkim, menjelaskan persyaratan administrasi untuk penyaluran bantuan. Beliau menekankan perlunya surat resmi dari pemerintah desa (kepala desa) yang mencantumkan detail kejadian bencana sebagai dasar untuk memproses bantuan bagi korban terdampak. Persyaratan ini, menurut Bapak Attar, penting untuk memastikan penyaluran bantuan yang tepat sasaran dan sesuai prosedur.
Harjum dari LSM Intim Madani kemudian menyampaikan pentingnya pendataan korban bencana yang lebih proaktif dan sistematis. Beliau menyoroti perlunya langkah antisipatif dari Perkim dan dinas terkait agar penanganan bencana tidak hanya reaktif, tetapi juga prediktif. Saran ini mencakup pendataan berkala untuk antisipasi dan penanganan yang lebih cepat, serta dorongan kepada pemerintah daerah untuk melakukan langkah-langkah preventif guna meminimalisir kejadian serupa di masa mendatang. Pendapat Harjum ini selaras dengan fokus RDP pada pencegahan bencana.
Menutup RDP, Ahmad Gazali, Ketua DPRD Kabupaten Luwu, menekankan pentingnya langkah preventif mengingat sifat bencana alam yang tidak terduga. Beliau menegaskan komitmen pemerintah untuk memprioritaskan penanganan bencana, meskipun dengan keterbatasan anggaran. Pernyataan beliau menegaskan bahwa penanganan dan pencegahan bencana merupakan prioritas utama, mengarahkan pada kesimpulan bahwa RDP ini tidak hanya berfokus pada rekonstruksi pasca-bencana, tetapi juga pada upaya pencegahan yang lebih efektif di masa depan. Hasil RDP ini akan dikoordinasikan antara Komisi III DPRD Kabupaten Luwu, Perkim, dan pemerintah desa setempat untuk memastikan efektivitas penanganan dan pencegahan bencana di wilayah Cimpu Utara.



