//]]> Panduan Lengkap Bercocok Tanam Coklat (Kakao) -->

Menu Atas

close

Panduan Lengkap Bercocok Tanam Coklat (Kakao)

Admin

Panduan Lengkap Bercocok Tanam Coklat (Kakao)

Kakao (Theobroma cacao) adalah tanaman perkebunan tropis yang sangat bernilai ekonomis karena bijinya diolah menjadi coklat. Indonesia merupakan salah satu produsen kakao terbesar di dunia. Agar budidaya kakao berhasil optimal, diperlukan teknik bercocok tanam yang tepat mulai dari pemilihan bibit, penanaman, hingga perawatan.

Syarat Tumbuh Tanaman Kakao


Iklim: Cocok di daerah tropis dengan curah hujan 1.500–2.500 mm/tahun.
Suhu: Ideal antara 21–32°C.
Tanah: Subur, gembur, memiliki pH 5,5–7, serta drainase baik.
Ketinggian: Tumbuh baik di ketinggian 0–600 mdpl, tetapi masih bisa di atasnya dengan pengelolaan yang tepat.
Naungan: Kakao membutuhkan pohon pelindung agar tidak terkena sinar matahari langsung.

Persiapan Lahan


  • Bersihkan gulma dan sisa tanaman liar.
  • Gemburkan tanah dan buat lubang tanam berukuran 60x60x60 cm.
  • Diamkan lubang 2–3 minggu agar tanah terkena sinar matahari.
  • Campurkan tanah galian dengan pupuk kandang matang (5–10 kg per lubang).


Pemilihan Bibit


Gunakan bibit unggul hasil sambung pucuk atau okulasi. Bibit sehat ditandai dengan:

  • Daun hijau segar, tidak terserang hama/penyakit.
  • Batang kokoh dan tegak.
  • Berumur 4–6 bulan di polybag.


Penanaman


  • Waktu tanam terbaik adalah awal musim hujan.
  • Lepaskan polybag bibit dengan hati-hati agar akar tidak rusak.
  • Tanam bibit tegak lurus di lubang yang sudah dipersiapkan, lalu timbun dengan tanah bercampur pupuk organik.
  • Pasang ajir untuk menopang bibit agar tidak roboh.

Pemeliharaan


  • Penyulaman: Ganti tanaman yang mati sebelum berumur 1 bulan.
  • Pemupukan: Berikan pupuk organik dan pupuk NPK secara rutin sesuai umur tanaman.
  • Pengairan: Lakukan penyiraman pada musim kemarau, terutama pada tanaman muda.
  • Pemangkasan: Pangkas cabang yang tidak produktif dan cabang kering agar sinar matahari bisa masuk.
  • Pengendalian hama dan penyakit: Gunakan pestisida nabati atau kimia bila serangan sudah parah, misalnya pada penyakit busuk buah atau hama penggerek batang.

Panen


Tanaman kakao mulai berbuah pada umur 3–4 tahun.

  • Buah kakao siap panen ditandai dengan kulit berubah warna (hijau menjadi kuning atau merah).
  • Panen dilakukan dengan pisau tajam agar batang tidak rusak.
  • Biji kakao difermentasi selama 5–7 hari agar menghasilkan kualitas coklat yang baik.

Tips Keberhasilan


  • Gunakan pohon pelindung seperti lamtoro atau glirisidia.
  • Terapkan sistem tumpangsari dengan tanaman pangan untuk menambah pendapatan sebelum kakao berproduksi.
  • Rajin melakukan perawatan agar hasil panen maksimal.

Ikuti Blog Jejak Pengabdi

Ikuti Jejak Pengabdi