//]]> Luwu: Pemerintah Daerah Punggung Rakyat! Bendung Radda Hancur, Lima Desa Terancam Krisis Pangan! Tindakan Nyata, Bukan Lagi Janji Kosong! -->

Menu Atas

close

Luwu: Pemerintah Daerah Punggung Rakyat! Bendung Radda Hancur, Lima Desa Terancam Krisis Pangan! Tindakan Nyata, Bukan Lagi Janji Kosong!

Admin

Luwu, Sulawesi Selatan – Kecaman keras membahana dari lima desa di Kabupaten Luwu: Cakkeawo, Malela, Kasiwiang, Cimpu Utara, dan Senga Selatan. Janji-janji Pemerintah Daerah Luwu saat kampanye kini terbukti hanya fatamorgana. Bendung Suplesi Radda, yang hancur akibat banjir bandang 2024, hingga kini tak tersentuh perbaikan. Akibatnya, ribuan petani terancam krisis pangan! Ini bukan hanya soal kerusakan infrastruktur, ini adalah tragedi kemanusiaan yang menuntut tindakan segera dan terukur dari pemerintah!
 
Bukan sekadar kerusakan infrastruktur, ini adalah krisis kemanusiaan! Aliran sungai yang berubah arah setelah bencana telah memutus mata pencaharian ratusan keluarga. Sawah-sawah mengering, hasil panen ambruk, dan ancaman krisis pangan mengintai. Di mana rasa empati pemerintah? Di mana komitmen untuk mensejahterakan rakyat? Kegagalan pemerintah dalam bertindak cepat dan efektif akan berdampak fatal, bukan hanya pada sektor pertanian, tetapi juga pada stabilitas sosial dan ekonomi daerah.
 
Kekecewaan masyarakat telah memuncak. Mereka merasa dibohongi, dikhianati, dan ditinggalkan begitu saja. Pemerintah Daerah Luwu dinilai telah gagal total dalam menjalankan tugasnya. Ketidakpedulian ini bukan hanya cerminan buruk manajemen pemerintahan, tetapi juga bukti nyata pengingkaran janji dan pengabaian hak-hak rakyat. Rakyat Luwu menuntut tindakan nyata, bukan sekadar janji-janji palsu yang hanya tinggal slogan kampanye. Diamnya pemerintah di tengah penderitaan rakyat adalah bentuk pengkhianatan terbesar! Perbaikan Bendung Radda dan kompensasi atas kerugian yang diderita bukanlah opsi, melainkan kewajiban moral dan hukum pemerintah. Tuntutan ini bukan soal politik, ini soal masa depan dan kesejahteraan ribuan jiwa!
 

Ikuti Blog Jejak Pengabdi

Ikuti Jejak Pengabdi